Mana lebih dulu, telur atau ayam?

chicken egg spiresearch blogspot dot com

chicken egg spiresearch blogspot dot com

Mana lebih dulu, telur atau ayam?
Di sebuah kelas, saya pernah iseng mengajukan pertanyaan itu. Sederhana, kan? Tapi, sesederhana itukah jawabannya?

Anak-anak (waktu itu usia sekolah dasar, kelas 3-6) bersahut-sahutan menjawab:
Telur dulu… kan ayam berasal dari telur!
Ayam dulu… telurnya kan berasal dari ayam!
Ayamnya jantan atau betina, Ms? Kan jantan ga bisa bertelur…
Ayamnya emang udah diciptakan Allah hamil dulu, baru bertelur…
Bukan! Allah ciptakan telur, trus ditaro di bumi… Jadi telur dulu……
Kelas ramai sekali, anak-anak adu pendapat sambil berteriak, bahkan ada yang mulai tersulut hendak bertengkar.

Akhirnya ada juga yang berteriak, Misssss…. apa doong jawabnya?

Sebenarnya saya ingin menggoda rasa penasaran mereka hingga minggu berikutnya. Tapi ini momentum yang bagus untuk berbincang dengan mereka.

Saya ajak mereka bermain kata.
Jika ada ayam jantan dan betina di sebuah kandang, dan telur di kandang yang lain, mana yang lebih berpotensi menghasilkan anak ayam?

Jika mereka menjawab ayam, maupun telur, pertanyaan selanjutnya adalah mengapa.

Saya coba ajukan pemikiran ini:
Ayam yang jelas-jelas hidup (karena kalau mati sudah jelas tidak dibahas, namanya juga ayam mati) lebih punya potensi menghasilkan. Sedangkan telur? Statusnya sebagai benda hidup atau mati saja masih dipertanyakan, bagaimana mungkin bisa secara pasti menghasilkan ayam (yang hidup)?

Jika telur itu didiamkan saja, tanpa ada yang mengerami atau menghangatkannya, lazimnya mustahil bagi dia untuk menetas dan menghasilkan ayam yang hidup.

Sedangkan ayam, dengan kemampuannya berjalan dan mencari pasangan, maka dia punya potensi untuk menghasilkan telur. Dan ceritapun berlanjut…..

Saya tak yakin apakah anak-anak akhirnya menangkap esensi penjelasan saya. Saya hanya ingin mengajak mereka berpikir bahwa sesuatu pasti berasal dari sesuatu yang hidup. Alam semesta ini tak mungkin ada begitu saja tanpa ada sesuatu yang hidup yang mendahuluinya.

Jadi, menurut anda, mana yang lebih dulu? Telur atau ayam?

One thought on “Mana lebih dulu, telur atau ayam?

  1. Pingback: Kemampuan Menulis Anak Rendah (?) « Teaching Adventure

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s