IndonesiaX: Setrika Jadi Akademis

Coursera dan IndonesiaX

Coursera dan IndonesiaX

Aku punya teman, inisialnya CSY. Di antara banyak kesamaan yang bikin kami takut, aku dan dia sama-sama tidak suka setrika. Alasannya banyak! Dari yang paling lazim sampai alasan yang paling tidak masuk akal, paling dibuat-buat, paling dicari-cari.

Dari teman dan dari internet, aku dapat banyak strategi agar setrika jadi cepat dan mudah. Tak kurang dari suamiku ikut memberikan training. Ngajarin doang, mbantuin kadang-kadang (mana berani mau bilang nggak pernah, haha)

Dari CSY aku justru dapat istilah bahwa setrika itu seperti kuliah untuk mengejar gelar MBA. Apa artinya? Ehm, agak kurang sopan ditulis di sini, tar ada yang tersinggung. Boleh japri kalau serius mau tahu, hehe.

Kembali ke topik.

Untuk mengusir bosan saat kuliah, aku biasa nonton film-film pendek via Youtube, kadang nonton Got Talents dari berbagai negara dan nemu yang unik-unik. Minggu ini aku sedang jatuh cinta pada penyanyi jazz cilik, Angelina Jordan dari Norwegia. Kadang juga aku nonton drakor (Zaky bilang, “Bu, plis jangan terlalu jujur dan pengumuman bahwa Ibu nonton drakor!”).

Kegiatan yang terakhir ini memang jarang kupilih karena aku tidak suka tayangan berdurasi panjang. Sesekali saja nonton episode tertentu biar update ketika merumpi dengan teman dan murid-murid. Alesan! Haha.

Selain Youtube, andalanku ketika setrika adalah Coursera. Menyimak materi kursus dari para ahli kadang bikin nyali ciut, apalagi kalau materinya memuat banyak teori. Karenanya, biasanya setelah kuliah, selera makanku kian bertambah. Aku pernah menuliskan pengalaman batinku bersama Coursera. Saat ini ada satu kursus yang sedang kuikuti, tanpa deadline, jadi agak leluasa. Banyak teman yang ikut Coursera, banyak juga yang tidak bisa nimbrung karena kursus disajikan dalam bahasa Inggris.

Jreng jreng!

Sekarang ada yang baru. Indonesia punya MOOC sendiri! Gratis juga. Siapa tak suka? Massive Open Online Course ini diberi tajuk IndonesiaX. Namanya asyik, seperti ada unsur game di dalamnya. Kursus disampaikan dalam bahasa Indonesia, dan saat ini aku ikut materi manajemen perubahannya Prof. Rhenald Kasali juga cyber law-nya Dr. Edmon Makarim. Seharusnya ambil satu saja, tapi gimana lagi, tak tahan godaannya!

Baru minggu pertama berlalu, semoga bertahan hingga tuntas.

Ayo, tunggu apa lagi, ikutan juga biar seru. Belajar sepanjang waktu, bisa dilakukan di mana saja, kapan saja. Kini saatnya pendidikan itu mudah, murah, dan berkualitas dunia.

Entah mengapa, kini setrika jadi terasa akademis, hahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s