Aku Cemburu

Anak bersaing dengan teman sih biasa. Anak bersaing dengan saudara bisa bikin galau orang tua. Apalagi ketika persaingan itu dibumbui rasa cemburu, dibaluri keinginan untuk lebih diperhatikan.

Ini materi kulwap-5 Keluarga Sehati, Untuk ikut merumpi dalam diskusinya, daftarkan nomor WA Anda ke Suci Shofia, pemilik http://www.uchishofia.wordpress.com

uchishofia

ilustrasi: id.theasianparent.com ilustrasi: id.theasianparent.com

Berikut materi Kulwap Keluarga Sehati #5 dengan tema “Aku Cemburu” narasumbernya Anna Farida dan Elia Daryati.

Anna Farida berkata:

Kita mengenal istilah sibling rivalry yang berarti rasa cemburu, persaingan, dan pertengkaran antara saudara (bisa kandung bisa yang bukan kandung—misalnya anak yang hidup di keluarga besar, persaingan bisa terjadi antar sepupu).

Masalah bisa muncul tepat ketika anak berikutnya lahir atau datang, gejalanya bisa macam-macam, sesuai dengan usia anak.  Ada yang mendadak rewel, tiba-tiba ketus, enggan berinteraksi dengan anggota keluarga baru, bersikap memusuhi orang tua, atau berupaya cari perhatian dengan cara negatif.

Punya anak banyak memang tantangan yang unik. Di satu sisi, kita punya kesempatan untuk melatih kerja tim sejak dini. Di sisi lain, sibling rivalry bisa muncul, dan orang tua perlu bersikap dengan tepat.

Bagaimana?

  1. Perlakukan anak dengan porsi seimbang – sama dan seimbang itu berbeda. Seimbang artinya sesuai dengan keperluan anak.
  2. Membanding-bandingkan anak berpotensi menimbulkan sibling rivalry

View original post 186 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s